Berapa Harga Seng Galvalum Pasir? Simak yuk!

Seng Galvalum Pasir

Saat ini ada banyak sekali jenis bahan atap  yang bisa dipilih, di antaranya spandek dan galvalume. Simak perbedaan bahan atap tersebut berikut ini untuk membantu Anda memilih! Seng galvalum pasir adalah atap  baja ringan yang dilapisi dengan seng, aluminium dan silikon. Tujuan pelapisan  adalah untuk melindungi baja dari terjadinya oksidasi. 

Seng galvalum pasir adalah pelat baja yang dilapisi dengan campuran aluminium, seng dan silikon. Mempunyai komposisi biasanya 55% aluminium, 43,5% seng dan 1,5% silikon. Konsep arsitektur saat ini lebih beragam. Misalnya, atap  melengkung dan menggantung hampir ke tanah. Tentunya untuk membentuk atap seperti itu dibutuhkan material seperti jenis ini yang sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan keinginan sang arsitek. 

Seng galvalum pasir tidak hanya memiliki papan lurus, tetapi juga papan melengkung. Sehingga akan membuat  atap tampak lebih menarik dan kuat karena tidak terkait dengan panjang atap. Oleh karena itu, panjangnya dipesan sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Seng galvalum pasir berbahan baja lebih ringan apalagi jika dibandingkan dengan bahan atap keramik atau tanah liat. Ini mempengaruhi rangka yang akan digunakan. Sifatnya yang ringan mengurangi beban yang dibawa oleh rangka, pondasi, dinding dan kolom. Hal ini juga dapat mempengaruhi daya tahan bangunan secara keseluruhan. Meski ringan, daya lindungnya tetap baik.

Harga Spandek Pasir per Meter Berapa?

Harga Spandek Pasir per Meter Berapa?

Jenis ini terbuat dari bahan seng dan aluminium yang dilapisi dengan warna. Biasanya digunakan untuk penutup gedung dan juga bangunan. Harga spandek pasir per meter berapa?

Umumnya, harganya adalah mulai dari Rp. 80.000 hingga Rp. 115.000. Jenis ini lebih menarik karena memiliki berbagai macam warna, sehingga dapat memberikan tone baru bagi rumah Anda.

Apa Bedanya Spandek dan Galvalum?

Apa Bedanya Spandek dan Galvalum?

Meski sama-sama sering digunakan untuk pembangunan penutup rumah, tentunya kedua jenis ini mempunyai perbedaan, sehingga seseorang yang akan membelinya mempunyai suatu pertimbangan. Apa bedanya spandek dan galvalum? Perbedaannya terletak pada materialnya, dimana galvalum adalah campuran dari silikon, seng, dan aluminium sedangkan spandek hanya dari seng dan aluminium.

Daya serap panas spandek lebih rendah. Namun, keduanya memiliki sifat yang fleksibel. Kedua jenis tersebut memiliki ketebalan dan uga tingkat pemasangan yang berbeda. Spandek lebih awet dan daya tahannya lebih tinggi.

Berapa Harga Seng Galvalum?

Berapa Harga Seng Galvalum?

Secara umum, keduanya tidak mempunyai harga yang jauh berbeda. Namun, karena keunggulan dari spandek menjadikannya lebih mahal. Tentu saja hal ini adalah hal yang wajar. Berapa harga seng galvalum?

Biaya yang Anda butuhkan untuk membuatnya adalah mulai dari Rp. 42.000 hingga Rp. 114.000. Sesuaikan kebutuhan pembangunan Anda melalui perencanaan yang matang. Jenis ini termasuk sulit dimakan  rayap. Tidak seperti kayu, ini tidak menyusut atau membengkak secara berlebihan dan tidak mudah terbakar. Lapisan aluminium dan seng melindungi baja  dari proses oksidasi, yang membuat logam berkarat dan rapuh. 

Lingkungan yang sangat basa seperti daerah pesisir dianggap tidak cocok untuk digunakan dengan model atap ini. Sebab, lingkungan dapat menyebabkan goresan dan lecet parah yang merusak lapisannya. Kedua kondisi tersebut membuat bahan ini rentan terhadap kerusakan. Adanya lapisan silikon membuatnya terlihat lebih bersinar dan cerah. Tak heran jika atap ini populer untuk berbagai bangunan seperti apartemen, perkantoran dan pertokoan dengan desain kontemporer, minimalis dan modern.

Sekian dan terimakasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.