Berapa Harga Tiang Listrik Besi PLN?

Harga Tiang Listrik Besi PLN

Tiang listrik adalah bahan yang terbuat dari baja, beton, atau kayu yang mencegah jaringan agar tidak mengenai bangunan, pohon, manusia, dan hewan. Sebagian besar orang belum mengetahui harga tiang listrik besi PLN, karena hanya seseorang dalam bidang tertentu saja yang menggunakannya, misalnya petugas PLN. Bahan ini digunakan sebagai bagian utama dari saluran listrik tegangan rendah dan menengah yang mendukung pasokan listrik dan peralatan tergantung pada kondisi lapangan.

Harga tiang listrik besi PLN sebagai salah satu komponen perencanaan keuangan, sehingga dengan mengetahuinya, Anda akan lebih mudah menentukan biaya dan kebutuhan Anda. Bahan dari besi ini menjadi sesuatu yang vital dalam proses penghubungan energi listrik dari pembangkit hingga akhirnya sampai kepada konsumen.

Tidak hanya memperhatikan harga tiang listrik besi PLN, namun juga harus mempertimbangkan situasi dan kondisi, contoh saat pemasangan  lebih baik tidak dalam keramaian. Berdasarkan bahan yang digunakan, ada dua jenisnya, yaitu dari bahan besi dan beton.

Harga tiang listrik besi PLN adalah berkisar Rp. 1.450.000. Harga tersebut merupakan harga yang sepadan untuk bahan tersebut. Tiang ini terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu penyangga, tiang akhir dan awal, percabangan, sudut, dan penegang.

Berapa Tinggi Tiang Listrik PLN?

Berapa Tinggi Tiang Listrik PLN?

Bahan besi ini dipilih sebagai komponen utama dalam penghantaran arus listrik, dimana energi tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berapa tinggi tiang listrik PLN?

Umumnya, mempunyai tinggi antara 7 m hingga 14 m. Keuntungan dari penggunaannya adalah cara pemasangan dan pemeliharaannya yang mudah, biaya pemasangan yang murah, jika terjadi gangguan dapat terdeteksi dan mudah untuk membuat jaringan yang lebih luas.

Berapa Jarak Tiang Listrik ke Tiang Listrik?

Berapa Jarak Tiang Listrik ke Tiang Listrik?

Infrastruktur sangat diperlukan di era modernisasi yang semakin meningkat ini. Aliran listrik yang kita terima  merupakan suplai energi tegangan yang dilakukan melalui kabel-kabel yang dipasang Oleh karena itu pembangunannya juga harus dilakukan dengan benar dan tidak  sembarangan. Berapa jarak tiang listrik ke tiang listrik?

Jarak pemasangan tergantung pada tegangan yang tersedia di daerah tersebut. Aturan praktis untuk menara tegangan rendah adalah 40 meter. Di sisi lain, tiang  jaringan tegangan menengah harus berjarak 40 hingga 50 meter. Jarak ini tidaklah mutlak karena faktor tanah juga harus perlu untuk kita perhitungkan.  Seperti yang Anda ketahui, Indonesia memiliki berbagai jenis tanah seperti tanah berbukit, tanah berawa,  tanah dengan tekstur lunak seperti lumpur.

Apa Fungsi dari Tiang Listrik?

Apa Fungsi dari Tiang Listrik?

Pembangunan bahan besi panjang ini menjadi tanggung jawab PLN, sehingga tidak semua orang bisa melakukannya. Apalagi infrastruktur ini juga merupakan visi PLN untuk menyalurkan listrik dari genset ke rumah-rumah dan industri. Apa fungsi dari tiang listrik?

Fungsinya adalah sebagai berikut:

  1. Merupakan salah satu bagian utama dari struktur distribusi yang menopang sumber tenaga dan perlengkapannya.
  2. Menghubungkan kabel sehingga daya dapat mencapai tempat yang kita butuhkan.
  3. Mengarahkan kabel atau angkat kabel ke posisi yang lebih tinggi agar tidak mengganggu kendaraan yang lewat.
  4. Sebagai transformator daya, ia mengubah tegangan menengah menjadi tegangan rendah
  5. Sebagai sekat pada bagian yang mempunyai tegangan
  6. Jika terjadi kegagalan transformator, identifikasi kegagalan transformator untuk mencegah kerusakan alat. Sebagai isolator antar bagian kereta api. Bertindak sebagai isolasi tegangan antara kabel dan kutub.

Pemirsa, demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.