Beras Organik untuk MPASI

Beras Organik untuk MPASI

Untuk dikonsumsi sehari-hari kita harus memilih beras yang sangat berkualitas  apalagi untuk dikonsumsi bayi. Memilih bahan  makanan untuk bayi harus selektif. Usahakan, Memilih makanan yang mengandung banyak nutrisi dan  tidak mengandung berbagai zat  zat kimia yang membahayakan bayi. Salah satu solusi   bahan makanan yang dapat digunakan yaitu beras organik untuk MPASI.

Dibandingkan dengan non organik,  beras organik untuk MPASI  lebih sehat. Hal ini dikarenakan,  Beras jenis ini dalam pengelolaannya tidak menggunakan pestisida maupun bahan kimia lainnya. Maka dari itu,   sangat aman untuk dikonsumsi  bayi maupun orang dewasa. Selain itu, beras organik untuk MPASI dapat membantu meningkatkan tumbuh kembang bayi. Kandungan nutrisi serta mineral yang tinggi apat memenuhi kebutuhan gizi bayi  sehingga  tumbuh kembang bayi pun menjadi baik. Selain kandungan nutrisinya yang  lebih baik,  teksturnya pun lebih lembut  dan pulen sehingga cocok untuk bayi yang masih belajar untuk mencerna.

Bolehkah Beras Organik untuk MPASI?

Bolehkah Beras Organik untuk MPASI?

Sebenarnya, bolehkah beras organik untuk MPASI ? Berdasarkan  kelebihan serta manfaat beras organik untuk MPASI di atas. Dapat disimpulkan, pemberian beras organik untuk bayi  sebagai pendamping ASI sangat diperbolehkan. Teksturnya yang lembut, kandungan nutrisi yang tinggi, dan tidak  adanya kandungan bahan kimia merupakan faktor mengapa Beras organik  cocok untuk makanan pendamping ASI bagi bayi.  Yang tidak kalah pentingnya,  kandungan glukosanya pun rendah. Kandungan Glukosa yang rendah akan  membuat bayi terhindar dari penyakit obesitas dan diabetes dini.

Beras Apa yang Bagus untuk MPASI ?

Beras Apa yang Bagus untuk MPASI ?

Beras memiliki berbagai macam jenis dan variasi. Jika dapat memilih, beras apa yang bagus untuk MPASI ? Seluruh jenis beras organik  baik putih, merah, coklat, hitam sangatlah baik dan bergizi. Akan tetapi, Untuk mengawali   mengkonsumsi makanan pendamping ASI.  disarankan  bayi untuk mengkonsumsi beras organik putih.

Menurut penelitian,  kandungan serat pada jenis ini  lebih rendah bila dibandingkan  dengan jenis lainnya. Sehingga bila dikonsumsi  teksturnya lebih lembut dan mudah untuk dicerna  oleh  bayi.  Supaya lebih mudah dikonsumsi pun,  harus diolah terlebih dahulu menjadi bubur supaya lebih lembut dan lebih mudah dicerna.

Apa Beda Beras Merah Organik dan non Organik ?

Apa Beda Beras Merah Organik dan non Organik ?

Meskipun  jika dilihat memiliki wujud dan rasa yang sama. Tetapi, apa Beda beras merah organik dan non organik ? Di bawah ini merupakan perbedaan dari keduanya  yaitu :

  1. Organik

Pada jenis yang satu ini memiliki banyak kelebihan apabila dibandingkan dengan yang non organik. Dalam  proses pengelolahan dan penanaman padinya tidak menggunakan pestisida, pupuk urea maupun zat kimia yang lain. Oleh karenanya,   jenis ini  lebih sehat untuk dikonsumsi bila dibandingkan dengan non organik. Ketika menjadi nasi pun tidak mudah basi bisa tahan 24 jam. Selain sehat, beras ini juga memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang lebih tinggi serta glukosa dan karbohidrat yang mudah terurai.

  1. Non organik

Meskipun  wujud jenis dari non-organik ini sama saja dengan organik. Akan tetapi, jenis ini dalam pengelolahanya  menggunakan pupuk urea, pestisida, dan bahan kimia lainnya untuk mendapat  hasil panen yang lebih banyak. Karena itu, harganya pun lebih murah dan mudah ditemui dimanapun.  Namun disayangkan,  jenis ini tidak terlalu sehat untuk dikonsumsi karena terdapat kandungan zat kimia dari pestisida dan pupuk yang digunakan. Jika kedua zat terkonsumsi terus-menerus maka akan menimbulkan  penyakit dalam pencernaan.

Berbeda sekali bukan kedua jenis beras ini. Kalian memilih yang mana, Hidup lebih sehat dengan beras organik atau  memilih yang lebih murah dan mudah ditemui ?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.