Berikut ini Cara Pembuatan Arang Batok Kelapa!

Pembuatan Arang Batok Kelapa

Batok kelapa merupakan bagian dari buah kelapa yang dapat dijadikan berbagai macam benda, mulai dari kerajinan, seperti mangkok, cangkir, asbak, lampu meja, gantungan kunci, bahkan bisa dijadikan arang. Pada artikel ini akan dibahas tentang pembuatan arang batok kelapa.

Kita akan membahas tentang pembuatan arang batok kelapa yang biasanya terdapat di beberapa daerah. Lantas, bagaimana langkah langkah membuat arang dari batok kelapa?

Peralatan dan sarana yang perlu disiapkan, yaitu :

Ruang pengarang, ini digunakan untuk pirolisis, yaitu pembakaran tempurung kelapa secara tidak sempurna sampai pembakaran berhenti hingga pembentukan arang atau molekul karbon. Ruang pembakaran ini bisa berupa lubang didalam tanah, drum pengarangan, dapur pengarangan, dan alat pengarangan.

  • Lubang dalam tanah. Kita dapat menggali tanah yang airnya dangkal sebagai ruang pembakaran. Jika kondisi tanah kuat, maka tidak perlu memperkuat lnya dengan batu bata atau semen. Begitu sebaliknya. 
  • Dapur pengarangan. Ini merupakan ruangan yang memiliki bentuk yang sama dengan lubang pengarangan. Namun, dapur pengarangan ini dibuat di atas jika tidak memungkinkan menggali lubang karena air tanah terlalu dangkal.
  • Kiln. Kiln adalah alat khusus untuk pembakaran. Kiln yang sederhana biasanya terbuat dari drum bekas. 

Langkah Langkah Membuat Arang dari Batok Kelapa?

Langkah Langkah Membuat Arang dari Batok Kelapa?

Cara membuatnya : 

  1. Pada umumnya, arang tempurung dapat dibuat dengan 2 cara, yaitu menggunakan lubang dalam tanah dan juga drum.
  2. Sebelum dibakar, bahan baku tempurung kelapa dikeringkan terlebih dahulu, supaya pembakaran lebih cepat tanpa asap mengepul.
  3. Kemudian, bersihkan tempurung dari sabut, pasir, dan kotoran lainnya. Lalu, potong tempurung 2,5 x 2,5 cm agar dapat mengisi lubang atau drum lebih banyak dan matangnya merata. 

Pembakaran :

  1. Pembakaran menggunakan lubang dan dapur pengarangan. 
  1. Lubang atau dapur pengarangan diisi dengan tempurung setinggi 30 cm, kemudian dibakar.
  2. Saat lapisan tempurung ini mulai terbakar, maka masukan lagi batok kelapa yang baru dengan jumlah yang sama dengan sebelumnya. Lakukan sampai ruangan atau lobang terisi penuh. 
  3. Setelah itu, tutup rapat lubang atau dapur pembakaran. Jika menggunakan lubang pembakaran, kita bisa menambahkan tanah agar penutupan menjadi lebih rapat. 
  4. Letakkan balok kayu atau bambu (diameter 15-20 cm) pada bagian tengah lubang secara tegak lurus, lalu isilah lubang tempurung sampai penuh.
  5. Kemudian, balok kayu atau bambu dicabut secara hati-hati sehingga pada bagian tengah lubang atau dapur pengarangan terbentuk lubang kecil. 
  6. Kemudian, masukkan sabut atau daun yang sudah dibasahi dengan minyak tanah ke dalam lubang kecil tersebut, maka tempurung akan terbakar dari dasar, dan perlahan merambat ke atas.
  7. Setelah semua tempurung terbakar, maka lubang tersebut ditutup dengan rapat. Tutup harus dibuka 2 kali sehari untuk mengeluarkan asap. Proses pengarangan ini berlangsung selama 5 sampai 7 hari.

Cara 2

Pembuatan Arang Batok Kelapa

Pembakaran dengan menggunakan kiln

  1. Kiln diisi dengan tempurung sepadat mungkin. Kiln yang terbuat dari drum bekas dapat diisi sekitar 90 kg batok kelapa.
  2. Tutup lubang udara pada baris pertama dan kedua dari atas. Setelah itu, masukkan bahan-bahan yang mudah terbakar pada dasar ruang “kasa api pertama”, seperti sabut dan daun kering yang telah dibasahi dengan minyak tanah, dan dibakar. Kemudian tutup kiln.
  3. Setelah tempurung pada dasar kiln terbakar dan api mulai merambat ke bagian atas lubang ketiga yang terbuka, maka tutup lubang ketiga tersebut dengan rapat. Sementara itu, lubang baris kedua biarkan terbuka. Demikian seterusnya, sampai ke lubang paling atas.
  4. Pada proses pembakaran volume arang akan berkurang. Oleh karena itu, batok kelapa dapat ditambahkan lagi untuk memenuhi volume ruang pengarangan.

Pemilahan dan Pengemasan : 

  1. Setelah selesai pembakaran, arang dibakar kembali. Arang yang belum terbakar sempurna perlu melakukan pembakaran kembali. 
  2. Arang yang telah terbakar sempurna kemudian diayak dengan anyaman kawat (besar lubang 0,6-1,0 cm) untuk memisahkannya dari tanah, kerikil, dan debu.
  3. Sebelum pengemasan, arang dibiarkan pada udara terbuka selama 12 hingga 15 hari. Setelah itu, arang dikemas di dalam kantong plastik atau karung goni.

Berapa Lama Proses Pembakaran Arang Batok Kelapa?

Berapa Lama Proses Pembakaran Arang Batok Kelapa?

Setelah mengetahui proses pembuatan arang batok kelapa, pasti kita akan bertanya tentang  berapa lama proses pembakaran arang batok kelapa? Ternyata lama pembakaran arang batok kelapa yaitu setidaknya 8 jam untuk melewati proses pembakaran. Oleh sebab itu, para pembuat arang batok kelapa harus memilih batok kelapa yang berkualitas. Agar proses pembakarannya dapat berlangsung lebih cepat.

Berapa harga Arang Batok Kelapa?

Berapa harga Arang Batok Kelapa?

Kita telah mengetahui proses pembuatan arang batok kelapa hingga lama waktu pembakarannya. Lantas, berapa harga arang batok kelapa? Berikut ini daftar harga arang batok kelapa, harga arang batok kelapa ini kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online yang ada di Indonesia. 

Jenis & Merk Arang Batok Kelapa Kisaran Harga Sebelumnya Kisaran Harga Sekarang
Arang Batok Kelapa Cap Bunga Kelapa Paking 400 gr Rp 4.000 Rp 15.000
Arang Batok Kelapa Briket 100 gram Mulai Rp 7.000 Rp 14.000
Arang Batok Kelapa Kering 500 gr Mulai Rp 7.000 Rp 7.250
Arang Batok Kelapa Cap Bunga Kelapa Paking 1 kg Mulai Rp 10.000 Rp 30.000
Arang Batok Kelapa 1 kg Rp 13.000 Rp 13.680
Arang Batok Kelapa Al Arang Rp 15.000 per kg Rp 15.000 per kg
Arang Batok Kelapa Briket 1 kg Mulai Rp 20.000 Rp 38.500
Arang Batok Kelapa 50 kg Mulai Rp 600.000 Rp 750.000

Demikianlah pembahasan tentang pembuatan arang batok kelapa hingga harganya. Semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.