Harga Biji Plastik Daur Ulang? Ada yang Tau?

Harga Biji Plastik Daur Ulang

Plastik merupakan salah satu makromolekul yang proses pembentukannya melalui tahap polimerisasi. Banyak produk yang terbuat dari bahan plastik, misalnya botol minuman, kresek, komponen kendaraan, peralatan rumah tangga, dan masih banyak lagi. Pada artikel ini, akan disampaikan tentang plastik dan juga harga biji plastik daur ulang. 

Plastik Dibuat dari Bahan Apa?

Plastik Dibuat dari Bahan Apa?

Setelah mengalami pengertian dari plastik, kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang bahan pembuat plastik. Lantas, plastik dibuat dari bahan apa?

Secara umum, plastik dibuat dari olahan unsur berupa karbon, hidrogen, oksigen, nitorgen, klorin, dan belerang. Meskipun demikian, ketika pertama kali dibuat plastik sebenarnya berbahan baku bahan-bahan alami seperti getah tumbuhan, sekresi serangga, dan tanduk hewan. Kemudian, seiring berjalannya waktu plastik mulai ditambahkan dengan bahan lainnya. Perlu kita ketahui jika plastik merupakan salah satu bagian dari polimer yang murah, kuat, mudah diperoleh, dan tahan lama. 

Harga limbah plastik yang transparan jauh lebih mahal dibandingkan dengan plastik yang berwarna. Harga limbah plastik transparan dijual oleh pelestari sampah di kisaran harga Rp 3.500 – Rp 4.500 per kilogram. Sedangkan berwarna di kisaran harga Rp 1.800 – Rp 2.200. Saat sudah diproses menjadi partikel biji plastik, harga biji plastik daur ulang yaitu sekitar Rp 8.000 – Rp 12.000. Tentunya harga ini bisa berubah kapanpun dan akan berbeda-beda pada setiap daerah.

Apa saja Jenis Jenis Plastik?

Apa saja Jenis Jenis Plastik?

Setelah mengetahui harga biji plastik daur ulang, kita juga perlu mengetahui jenis-jenis dari plastik. Lantas, apa saja jenis jenis plastik?

Kita perlu mengetahui beberapa jenis plastik agar kita bisa membedakan mana plastik yang bisa digunakan berulang kali, dan mana plastik yang hanya bisa digunakan dalam sekali. Berikut ini merupakan jenis-jenis plastik yang perlu kita ketahui :

  • Polyethylene terephthalate (PET atau PETE)
    Ini merupakan jenis plastik dengan simbol anak panah segitiga dengan angka 1 ditengahnya. Simbol ini biasanya ditemukan pada botol minyak, kemasan makanan, botol soda, dan botol selai yang biasanya hanya digunakan sekali. Simbol ini berarti kita tidak diperbolehkan menggunakan plastik tersebut berulang kali, apalagi mengisinya dengan air panas. Hal itu disebabkan karena, lapisan polimer dan zat karsinogenik pada plastik dapat ikut larut saat terkena air panas, dan hal inilah yang dapat menyebabkan kanker.
  • High density polyethylene (HDPE)
    HDPE memiliki struktur kimia yang lebih stabil daripada PETE, oleh sebab itu tidak mudah terjadi reaksi kimia antara kemasan dengan makanan atau minuman yang ada didalamnya. Penggunaannya disarankan untuk digunakan hanya sekali pakai. Jenis ini juga mudah untuk di daur ulang. Bahan plastik jenis ini biasanya digunakan dalam membuat botol ataupun kemasan obat, seperti susu, body lotion, shampoo, detergen, dan masih banyak lagi.
  • Polyvinyl chloride (PVC atau V)
    Simbolnya bergambar anak panah berbentuk segitiga dengan angka 3 dibagian tengahnya, dan di bagian bawahnya terdapat tulisan V atau PVC. Barang berbahan plastik ini beracun, karena didalamnya mengandung bahan kimia yang dapat larut dan berdampak buruk pada tubuh. Jenis ini biasanya digunakan pada pipa air, mainan anak, semprotan air, kantoh darah, botol detergent, meja plastik dan tabung medis.

Apa saja Jenis Jenis Plastik?

  • Low-density Polyethylene (LDPE atau PE-LD)
    Simbolnya yaitu anak panah yang membentuk segitiga dan ada angka 4 di tengahnya, serta ada tulisan LDPE di bagian bawahnya. Jenis ini memiliki ketahanan yang kuat terhadap suhu panas, dan dapat melalui proses daur ulang dengan mudah. Beberapa barang dengan bahan ini yaitu plastik sampah, bungkus makanan ringan, dan kantong kresek.
  • Polypropylene (PP)
    Simbolnya yaitu anak panah yang membentuk segitiga dan ada angka 5 di tengahnya, serta ada tulisan PP di bagian bawahnya. Plastik jenis ini banyak digunakan pada wadah penyimpanan makanan, kotak makan, dan juga botol minum yang bisa digunakan secara berulang. Ini merupakan bahan yang kuat, ringan, tahan lama, mampu menahan suhu tinggi, dan juga aman digunakan berkali-kali.
  • Polystyrene (PS)
    Simbolnya yaitu panah segitiga dengan angka 6 dan tulisan PS di bawahnya. Jenis ini berbahaya karena dapat mengeluarkan zat kimia, dan dapat menimbulkan kanker. Bahan jenis ini biasanya terdapat pada styrofoam, karpet telur, sendok atau garpu plastik, dan lainnya.
  • Other plastics (OTHER atau O)
    Memiliki simbol panah segitiga dengan angka 7 dan tulisan Other atau O di bawahnya. Sebenarnya bahan jenis ini berbahaya karena dapat zat beracun yang dapat merusak organ dan hormon dalam tubuh. Namun, banyak barang yang diproduksi menggunakan bahan ini, misalnya botol minum olahraga dan juga botol minum bayi. Oleh sebab itu, kita harus memperhatikan saat membeli botol minum. Ada baiknya jika kita memilih botol minum yang bersimbol 5 atau tulisan BPA Free.

Apakah Plastik PP bisa Dipakai Berulang?

Apakah Plastik PP bisa Dipakai Berulang?

Pembahasan mengenai harga biji plastik daur ulang, hingga jenis-jenis plastik telah kita ketahui. Lantas, apakah plastik PP bisa dipakai berulang? 

Tentu saja plastik PP dapat digunakan secara berulang-ulang karena tahan panas dan tidak melarutkan bahan kimia. Jadi, plastik ini aman digunakan berulang-ulang kali. Contoh barang dengan bahan ini yaitu, kotak makanan, botol minuman, dan wadah makanan.

Demikianlah pembahasan mengenai harga biji plastik daur ulang hingga jenis-jenis dan simbolnya. Semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.