Inilah Manfaat Beras Putih Organik Wajib Tahu!

Apa Beras Organik Baik Dikonsumsi?

Beras putih organik adalah beras hasil dari cara pertanian organik tanpa menggunakan pupuk kimia atau pestisida dengan menggunakan proses yang ramah lingkungan, tidak menggunakan pupuk kimia. Proses ini akan lebih menjaga keseimbangan antara lingkungan dan  ekosistem di dalamnya. Apa saja manfaat beras putih organik?

Proses tanpa kimia dapat memperbaiki struktur dan kesuburan tanah serta membangun ekosistem yang berkelanjutan. Proses organik juga dapat mengendalikan hama tanaman (OPT) dan memberikan dapat manfaat beras putih organik sebagai dampak yang positif. Beberapa pupuk alami yang kita gunakan adalah seperti kompos, pupuk hijau dan pupuk hayati. Hama dapat kita atasi dengan pestisida alami yaitu daun dan buah yang kita fermentasi secara alami. 

Makanan pokok ini kaya akan nutrisi dan mineral, dan kandungan glukosa, karbohidrat, dan proteinnya mudah dipecah, sehingga aman bagi penderita diabetes. Manfaat beras putih organik adalah mencegah kanker, serangan jantung, asam urat, darah tinggi dan pusing dan cocok untuk program diet.

Selain beberapa manfaat beras putih organik di atas, jika kita bandingkan dengan kimia, beras ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu memiliki rasa yang lebih pulen. Nasi awet hingga 24 jam. Volumenya lebih banyak dari beras dengan metode kimia.

Apa Beras Organik Baik Dikonsumsi?

Apa Beras Organik Baik Dikonsumsi?

Sebagai salah satu makanan pokok di Indonesia, tentu tentu konsumsi bahan makanan yang berasal dari padi ini sangat tinggi. Harga beras organik juga tidak mahal lho! Apalagi Indonesia sendiri adalah negara agraris, di mana sebagian besar penduduknya  bekerja dengan bercocok tanam. Apa beras organik baik dikonsumsi?

Ya.Makanan pokok dengan pengolahan ini dapat menurunkan kadar urea dalam darah yang  menumpuk akibat kebiasaan mengkonsumsi nasi dari padi yang menggunakan pupuk kimia. Hal ini akan menghindarkan tubuh Anda dari serangan berbagai penyakit yang berbahaya.

Apa Beda Beras Merah Organik dan Non Organik?

Apa Beda Beras Merah Organik dan Non Organik?

Umumnya nasi terbedakan dari warnanya. Dua warna  yang paling terkenal di dunia adalah beras putih (yang paling banyak terkonsumsi di dunia) dan merah. Beras merah biasanya lebih hambar, kering dan tidak pulen. Apa beda beras merah organik dan non organik?

Perbedaan ini terlihat pada saat proses penanaman awal. Beras merah organik terbudidayakan tanpa kontak dengan bahan kimia. Bahan kimia tersebut termasukkan dalam bentuk pupuk (urea) dan pestisida kimia. Biasanya juga terolah dengan pupuk dan pestisida alami. Misalnya, pemberian pupuk cair dan penggunaan pestisida alami. Dengan cara ini, akan menyerap lebih banyak vitamin dari tanah dan tidak bercampur dengan bahan kimia  dari pestisida dan pupuk.

Apakah Beras Organik Mengandung Gula?

Apakah Beras Organik Mengandung Gula?

Penderita diabetes (kencing manis) sebaiknya mengonsumsi makanan rendah gula. Untuk itulah, rata-rata penderita kencing manis menghindari makan nasi putih yang mengandung banyak gula. Apakah beras organik mengandung gula?

Beras dengan perawatan organik memiliki kadar gula yang lebih rendah, sehingga penderita kencing manis tidak perlu khawatir lagi. Karena rendahnya gula dianggap aman bagi penderita diabetes.

Penanaman padi secara organik dapat kita lakukan dengan cara merendam benih terlebih dahulu dengan larutan air garam. Biji yang bermutu kurang bagus akan mengapung di air. Setelah kita tanam, maka hanya berikanlah pupuk organik selama perawatan.

Hal tersebut juga akan mengurangi dampak buruk pada tanah. Karena tanah yang terus mendapat pemupukan kimia, lama-kelamaan akan menjadi jenuh dan merusak kualitas dari lahan itu sendiri.

Nah, pemirsa demikianlah artikel kali ini Semoga membantu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.