Syarat Menggunakan Sirtu Urug dan Harganya!

Sirtu Urug

Dalam pembangunan sebuah rumah, pasti memerlukan berbagai jenis material, mulai dari sirtu urug, pasir, semen, kerikil, lem, dan material lain. Sirtu urug adalah singkatan dari pasir batu urug. Sirtu merupakan kumpulan pasir dan bebatuan yang mengendap, biasanya di daerah lembab atau daerah dataran rendah.

Asal sirtu urug ini adalah kumpulan dari material batuan kecil atau kerikil yang berbentuk metamorf beku, yang kemudian diendapkan di bagian wilayah dataran rendah seperti laut atau sungai. 

Nama lain dari sirtu adalah tanah aluvium. Material ini biasanya terletak di beberapa lokasi seperti sungai. Setelah pengambilan dari area sungai besar, umumnya aluvium berbentuk batuan yang utuh. Disini saya akan membahas artikel mengenai sirtu urug. Langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

Harga Sirtu 1 Truk Berapa?

Harga Sirtu 1 Truk Berapa?

Pasir batu memiliki wujud fisik yang berbentuk batuan keras dan tajam. Ada batuan yang utuh dan ukurannya cukup besar. Manfaat dari material ini yaitu sebagai bahan campuran material beton dan digunakan untuk campuran pembuatan jalan raya atau tol. Jadi, harga sirtu 1 truk berapa?

Untuk harga pasir batu tergantung dengan ukuran per kubik, diantaranya :

  • 4 – 5 kubik, harga Rp 500.000
  • 7 – 8 kubik, harga RP 900.000
  • 22 – 24 kubik, harga Rp 3.000.000

Keuntungan menggunakan material ini cocok sebagai bahan campuran adukan semen karena memiliki sifat dan tekstur mengikat. 

Apa itu Pasir Sirtu?

Apa itu Pasir Sirtu?

Apa itu pasir sirtu? Sirtu singkatan dari “Pasir Batu”. Pasir batu adalah material bangunan yang berbentuk batuan besar dan teksturnya tajam, biasanya banyak ditemui di aliran sungai. Material ini merupakan satu jenis dengan breksi yang ada di daerah dataran tinggi. 

Pasir batu memiliki dua bagian yaitu ukuran besar dan bertekstur halus. Ukuran besar sudah saya jelaskan di bagian awal artikel, sedangkan yang bertekstur halus terdiri dari campuran material lempung dan pasir.

Material ini sering digunakan untuk campuran beton, aspal, bahan bangunan, tanah urug dan plester. Berikut ini beberapa sifat fisik dari sirtu, diantaranya :

  • Agregat pasir tidak mengandung zat reaktif alkali yang dapat merusak beton.
  • Agregat pasir terdiri dari batuan yang tajam, keras dan bersifat tahan lama.
  • Agregat lempung tidak mengandung bahan organis banyak.
  • Agregat halus tidak memiliki kandungan lumpur lebih dari 5%.
  • Ukuran bebatuan berkisar rendah 150, tinggi 190, minimal yang diinginkan 160, dan densitas lbs (ASTM C-97).
  • Penyerapan air berkisar rendah 0,02 dan minimal yang diinginkan 0,40.
  • Kekuatan tekanan berkisar tinggi 52.
  • Kekuatan tarik berkisar tinggi 6.
  • Modulus elastisitas berkisar rendah 3, tinggi 11.

Urugan Sirtu untuk Apa?

Urugan Sirtu untuk Apa?

Urugan Sirtu untuk apa? Sampai saat ini, urugan pasir batu hanya digunakan untuk bahan bangunan dengan campuran beton. Berikut syarat pemenuhan sirtu agar dapat digunakan sebagai bahan utama suatu kegiatan, diantaranya :

  • Penggunaan untuk agregat beton, pilihlah sirtu yang tidak mengandung bahan organik, lempung, kotoran atau material lain. Hal tersebut harus dijaga dengan baik, karena dapat merusak tekstur pasir batu.
  • Untuk penggunaan konstruksi jalan, maka material ini dibagi menjadi 3 bagian yakni kelas A, B, dan C. Hal ini dilakukan untuk membuat lapisan dasar.

Perbedaan antara sirtu dengan sirdam adalah, sirtu mudah didapatkan di daerah sungai atau dataran rendah. Sedangkan sirdam merupakan pecahan batu yang mudah didapatkan di daerah pegunungan.

Demikian artikel mengenai syarat menggunakan sirtu urug beserta harganya. Semoga dapat membantu dan menambah wawasan ilmu tentang material. Terima kasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.